Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.

Halo semuanya, ya saya kali ini akan membuat tulisan mengenai destinasi pariwisata bali di era globalisasi. Sebelumnya aku akan jelaskan apa arti globalisasi itu, globalisasi itu adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena adanya pertukaran pandangan dunia, produk, dan berbagai aspek kebudayaan lainnya. Tapi globalisasi secara intinya itu adalah proses sesuatu informasi, pemikiran, gaya hidup, dan teknologi yang mendunia. Banyak sekali faktor dari globalisasi ini, apalagi kita sudah berada di zaman revolusi 4.0. Ada internet, alat komunikasi yang canggih, transportasi yang sudah canggih juga.


Destinasi Bali memang sudah sangat terkenal di hampir seluruh dunia, bahkan orang asing berlomba-lomba untuk berkunjung ke Bali. Ya benar, tidak berlibur ke Bali orang yang pasti tidak hits. Destinasi Bali itu sudah setara dengan level destinasi liburan di Maldives loh. Kenapa tidak? Destinasi Bali dikenal dengan memiliki pantai yang indah yang tidak kalah indah dengan pantai di Maldives dan Hawaii, memiliki pegunungan yang indah bahkan tidak kalah indah dengan pegunungan Fuji. Destinasi Bali sudah pantas dibandingkan dengan destinasi wisata di negara manapun. Sadarkah kalian Bali kita ini sangat indah, saya sebagai orang yang suka perjalanan wisata yang menantang sangat kagum dengan keindahan Bali. Saya pernah menanyakan kepada wisatawan asing apa yang dia sukai dari Bali, dia menjawab bahwa dia sangat menyukai pantai dan pegunungan di Bali.

Destinasi pariwisata Bali sangat banyak mulai dari wisata kuliner, wisata belanja, wisata agama, wisata budaya, wisata alam kalian bisa mendapatkan itu semua di Bali. Maka dari itu banyak wisatawan asing yang datang ke Bali. Saya akan mengambil contoh destinasi di daerah Bangli yaitu Desa Penglipuran. Apakah kalian tahu Desa Penglipuran adalah desa yang sudah diakui kebersihan nya oleh dunia. Desa penglipuran adalah termasuk wisata budaya. Desa Penglipuran memanjakan mata kalian yang datang kesana melihat betapa bersihnya kawasan desa tersebut. Selain itu Bali juga terkenal dengan orangnya yang ramah tamah, buktinya masyarakat asli di Desa Penglipuran ini tidak keberatan dengan kedatangan orang asing masuk ke dalam rumah mereka. Bahkan beberapa dari mereka pun membuat usaha yaitu usaha berjualan kain untuk oleh-oleh. Sikap yang dimiliki masyarakat asli desa ini sangat membantu untuk mempromosikan destinasi pariwisata Bali.

Contoh lainnya dari destinasi pariwisata Bali yaitu Ubud. Siapa sih yang tidak tahu nama daerah Ubud, secara Ubud ini adalah daerah yang sangat terkenal di telinga wisatawan asing. Bahkan, Ubud di Kabupaten Gilianyar, Bali, dijadikan destinasi gastronomi sesuai standar organisasi pariwisata dunia UN World Tourism Organization (UNWTO). Wisata Ubud ini juga sudah diakui keindahan nya oleh dunia. Wisata Ubud memang sangat cocok untuk dijadikan daerah yang bersaing dengan destinasi pariwisata lainnya. Wisata Ubud sudah dianggap pantas untuk bersaing dengan negara lain. Banyak sekali tempat wisata yang ada di Ubud, contoh nya Monkey Forest, Tegalalang. Wisata kuliner ada tempat yang bernama Bebek Tepi Sawah. Restaurant ini adalah restaurant yang sangat banyak dikunjungi wisatawan lokal hingga asing. Tidak hanya itu, masih banyak lagi kuliner yang dapat kamu jumpai di kawasan Ubud ini, bahkan bukan hanya ada di kawasan Ubud saja tapi di seluruh daerah Bali dapat kamu jumpai. Kawasan Ubud ini bisa di lawan keindahan nya dengan tempat wisata di daerah China Barat tepatnya Guizhou. Ya memang tak kalah indah tempat wisata dari dua daerah tersebut. Di era globalisasi ini juga sangat mempengaruhi perkembangan pariwisata di Bali. Mengapa demikian? karena semakin berjalan nya tahun, tempat-tempat wisata di Bali semakin banyak. Semakin banyak investor-investor yang membangun tempat wisata di Bali. Di era globalisasi ini juga terjadi perubahan besar bagi Bali. Terjadi perubahan yang saya maksud seperti perubahan pembangunan, transportasi yang menarik wisatawan asing ke Bali. Dari perubahan-perubahan tersebut menyebabkan Bali sebagai destinasi pariwisata terbaik, terindah, dan terfavorit kan oleh wisatawan asing. Jadi kita sebagai masyarakat Bali, harus turut membantu menjaga wisata-wisata alam dan budaya nya.

Yap, salam semuanya. Terpikir olehku ingin memiliki usaha sendiri. Dimana aku yang menjadi atasan nya yang memiliki segudang ide-ide yang menarik. Jujur saya ingin memiliki usaha sendiri, karna jika kita memiliki usaha sendiri otomatis kita memiliki penghasilan sendiri dan juga menurut saya image pun akan ikut keren. Namun dalam berwirausaha pastinya memiliki sisi negative dan positif nya. Positif nya ya sudah pasti memiliki penghasilan sendiri, memiliki image yang keren, mandiri, berani, dan juga bertanggung jawab. Namun sisi negative nya kita harus siap modal dan untung rugi nya. Tapi dalam berwirausaha kita harus mengesampinkan pikiran seperti itu, kita harus selalu optimis dalam berwirausaha. Tidak hanya berwirausaha yang besar saja butuh pemikiran yang sangat matang, tapi berwirausaha yang kecil pun juga butuh pemikiran yang matang. Dalam berwirausaha butuh yang Namanya sikap jujur, bertanggung jawab, dan pastinya berani. Jika kita sudah memiliki sikap dasar seperti itu, sudah dipastikan usaha yang kita jalani akan berjalan dengan lancer walaupun tidak akan selamanya lancar.
Ya dalam tulisan ini saya memiliki pikiran terlintas sekejap untuk memiliki usaha flower. Usaha flower saya rasa cocok dengan saya, yang dimana selain saya perempuan, saya juga pernah mengambil pekerjaan sebagai florist di salah satu hotel didaerah Jimbaran. Selama saya mengerjakan tugas untuk menata bunga, yang saya rasakan saya nyaman melakukan pekerjaan itu. Dan setelah saya piker-pikir kembali, memiliki usaha flower juga lumayan menguntungkan. Saya berpikir seperti itu karena di jaman ini flower tidak ada digunakan dalam acara kecil atau hanya sekedar untuk memberikan hadiah kecil, namun jaman sekarang flower sangat dibutuhkan wisatawan asing yang memiliki acara wedding. Tidak hanya wedding, bisa juga digunakan untuk acara floating dinner. Jadi saya berpikir jika saya memiliki usaha flower, omset yang saya peroleh akanlah lumayan juga. Namun saya mengingat lagi setiap usaha memiliki modal yang cukup dan cukup beresiko. Maka saya memikirkan bagaimana cara kita agar usaha yang kita jalani dapat berjalan sesuai dengan rencana atau sesuai harapan yang kita inginkan. Bagi pengusaha pemula sama seperti saya nantinya kita harus bekerja keras dahulu, bahkan semakin besar bisnis kita maka kita harus semakin giat lagi bekerja demi mencapai sebuah tujuan. Agar usaha yang digeluti tetap berjalan di tengah-tengah persaingan perdagangan, kita harus lebih banyak belajar dari jenis usaha yang akan dijalani, seperti cara membuatnya, dan modalnya. Dalam menjalankan usaha flower ini pertama-tama kita harus memiliki nama, dimana kita mencari nama? Ya dengan memilih nama yang menarik pastinya, dan juga promosi yang luas kepada masyarakat-masyarakat atau pun ke tempat-tempat pariwisata seperti hotel dan juga restoran. Lalu jika saya tidak bisa mengerjakan usaha ini sendiri maka saya akan mencari karyawan yang jitu, memiliki pengalaman, dan jujur untuk membantu saya dalam mengerjakan usaha ini. Dalam menjalankan usaha pastinya kita harus memiliki perencanaan yang matang agar senantiasa bertahan dalam menghadapi persaingan. Memiliki mimpi yang bergerak maju agar mencapai puncak. Memiliki strategi pemasaran yang baik, dalam berwirausaha flower diharuskan sudah memiliki supplier terpercaya dengan kualitas bunga yang baik agar senantiasa pelanggan merasa puas dengan kualitas bunga yang kita jual, dengan kita menjual bunga dengan kualitas yang bagus maka otomatis kita sudah memegang kepercayaan pelanggan dengan menjadikan kita sebagai langganan. Maka strategi pemasaran kalian berhasil. Mengikuti jaman juga penting loh, dimana kita mengikuti trend bunga yang lagi banyak dicari dalam suatu acara, kita bisa mencari tau nya melalui internet. Tidak ada salahnya mengikuti jaman atau melenceng dari jaman, setidaknya kita berusaha membuat usaha kita berjalan dan menjadi beda dari yang lain. Dan yang paling penting yaitu finansial, ya saya akan selalu mengingat ini. Uang dari hasil penjualan harusnya kita simpan untuk modal usaha selanjutnya, karna uang melakukan segalanya. Jika kita menghamburkan uang dengan semena-mena maka usaha akan terancam bangkrut. Jadi save your money for your future ya. Intinya jika kita memiliki usaha dilakukan dengan bersungguh-sungguh dengan ikhlas, dan juga dengan penuh pertimbangan maka usaha yang dijalankan akan lancar. Demikian pikiran kecil tentang usaha yang ingin saya geluti dan strategi mencapai kesuksesan. Semoga bermanfaat ya!


Apakah dari kalian sudah ada yang tahu, apa sih yang dimaksud dengan revolusi 4.0? Pasti sebagian besar dari kalian belum tahu arti kata tersebut. Nah kalau begitu saya jelaskan dulu deh apa sih arti dari revolusi. Revolusi secara singkat adalah sebuah perubahan. Yang dimaksud dengan perubahan yaitu mulai dari perubahan bentuk, fungsi, dan tahun nya. Lalu apa sih arti dari revolusi 4.0? Revolusi 4.0 adalah perubahan yang dimana terjadi perubahan pada system teknologi, contohnya kemajuan dari internet. Dulu kita harus mencari tahu informasi apapun melalui narasumber nya langsung, bahkan menyampaikan informasi harus melalui surat atau mulut ke mulut. Namun, pada revolusi 4.0 sudah adanya perubahan yaitu adanya internet. Internet mengubah segalanya, ya memang benar adanya. Internet sangatlah mengubah segalanya, internet bisa memberikan informasi dan menyampaikan informasi lebih luas.


Nah saya akan membahas apasi hubungan atau dampak revolusi 4.0 ini dengan industry pariwisata? Dari kalian seharusnya sudah terbayang dampak yang akan terjadi. Dampak yang terjadi revolusi ini pada industry pariwisata sangatlah besar. Bagaimana tidak, tanpa adanya internet kita tidak akan tahu tempat-tempat wisata yang ada di negeri tercinta kita ini. Internet bahkan bisa mencapai tempat-tempat terpencil di suatu daerah mana pun, bahkan tempat yang sangat asing bagi orang di daerah nya tersebut. Di revolusi 4.0 ini adalah perubahan terbesar yang terjadi didunia. Sebab di revolusi-revolusi sebelumnya sudah banyak terjadi perubahan di dunia kita. Tanpa kita sadari mulai dari perubahan ketenagakerjaan yang berawal dari tenaga uap, air, air terjun sekarang sudah berubah menjadi tenaga mesin yang mudah dan canggih. Semua yang dilakukan para ilmuwan untuk melakukan semua perubahan tersebut agar kita bisa menikmatinya dan menggunakan nya dengan lebih mudah, murah, dan cepat.

Dampak lainnya dari revolusi 4.0 ini pada industry pariwisata yaitu segala jenis komunikasi sudah digital. Ada aplikasi yang sangat memudahkan kita mengakses tempat wisata, wahana wisata, dan lainnya yang berkaitan denga pariwisata atau perjalanan wisata. Dampak yang lain yaitu revolusi ini banyak membuat orang-orang milenial berwirausaha dibidang pariwisata dengan berbagai jenis produk yang dijual. Contoh nya saja hotel, villa, toko souvenir, agent, dan lain-lain. Dalam revolusi ini kemenpar sangat memanfaatkan keadaan ini. Kemenpar bahkan memiliki cara sendiri dalam menangani revolusi 4.0 ini, yaitu dengan menyiapkan platform digital dengan nama “ new ITX-Indonesia Tourism Exchage “. Platform ini berfungsi sebagai etalase produk wisata berwujud digital dengan stabil agar produk wisata tetap eksis berjualan melalui marketplace. Seperti yang kita tahu, traveloka salah satu travel agent digital yang sangat sukses. Traveloka bahkan sudah sangat mendunia, dikarenakan traveloka menyediakan tempat wisata, akomodasi, bahkan transportasi untuk para traveller. Ya bagaimana tidak, siapa sih yang tidak ingin praktik dijaman milenial ini? Semua butuh yang praktis. Nah dari dampak revolusi ini secara sederhana bisa kita lihat dari contoh yang sering kita jumpai, yaitu traveloka. Revolusi 4.0 ini sangat dirasakan manusia. Revolusi ini sudah merubah kita dan keadaan menjadi lebih praktis. Bahkan dari kemenpar akan terus mengawasi dari kemajuan ini tidak akan membuat kita rugi atau tertinggal. Orang-orang yang memiliki produk wisata diharapkan memasarkan produk wisata nya melalui digital, entah itu dari aplikasi maupun website-website. Para generasi milenial adalah target SDM sebagai sector pariwisata untuk kedepannya. Diharapkan pada revolusi 4.0 ini berjalan dengan sangat baik. Karna dampak revolusi ini pada indutri pariwisata benar-benar sangat berpengaruh besar pariwisata. Bagaimana tidak, semakin maju revolusi ini dan dilaksanakan dengan baik maka dampak semakin dirasakan bagi kita semua, negara menjadi untung dan kita menjadi pintar dalam menggunakan digital. Istilah yang digunakan adalah go-digital. Yang artinya segala informasi pariwisata mulai dari lokasi, arrival, destinasi, biaya, hingga post trip serba digital. Jadi dampak revolusi 4.0 ini dengan industry pariwisata sangat dekat, sampai-sampai susah dilepaskan apalagi negara kita adalah negara dengan destinasi paling indah di dunia. Bayangkan jika kita tidak menggunakan keadaan revolusi 4.0 dengan baik. Jadi gunakan lah go-digital dengan bijak sebagai keniscayaan kita semua.



Tahu kah kalian, tahun 2019 adalah tahun dimana tahun yang sedang berkembang. Yang dimana tahun ini banyak sekali aplikasi, gagdet, dan lainnya yang sudah banyak berkembang menjadi lebih luas dan sangat maju. Saya sendiri pun kaget ternyata aplikasi buatan sudah sangat maju, bahkan tak kalah dari buatan anak muda Indonesia. Contoh saja dari aplikasi go-jek, aplikasi go-jek sangat lah membantu dalam kegiatan kita. Kita dapat sampai di tujuan kita dengan aplikasi ini. Bagaimana caranya? Caranya ya kita tinggal pesan jenis transportasi yang kita ingin gunakan, misalnya kita ingin menuju tempat dengan mobil, di aplikasi go-jek kita bisa memesan transportasi jenis mobil ini, lalu kita arahkan tujuan kemana kita pergi lalu sampai deh kita di tujuan kita, gampang kan?. Saya yakin anak-anak dijaman milenial ini pasti sudah lah mengerti menggunakan aplikasi tersebut. Selain go-jek, aplikasi yang bisa kita gunakan sebagai referensi traveling kita adalah Instagram. Wow, sudah pasti kan kita tidak asing lagi dengan nama aplikasi ini. Ya, aplikasi ini sudah meraja lela di muka bumi ini. Mungkin dari kalian pasti belum tau, kok bisa aplikasi Instagram sebagai aplikasi referensi yang digunakan traveler untuk mencari tempat-tempat wisata. Nah dari mana kita tau, sudah pasti dari tempat pencarian di Instagram, kalian sekarang sudah bisa mencari tempat travelling yang kalian inginkan. Instagram bisa digunakan untuk mencari tempat travelling karna banyak nya orang dijaman milenial sering mempost foto disaat mereka travelling dan pasti mencantumkan lokasi dari foto tersebut, maka dari itu orang-orang bisa mengakses tempat wisata dari lokasi tersebut.
Orang dijaman milenial ini juga pasti lah tidak ingin ketinggalan zaman. Orang-orang akan mengakses tempat wisata yang sangat banyak dijumpai oleh orang jaman sekarang. Untuk itu banyak sekali website-website travelling dan aplikasi travelling. Bahkan ada website yang langsung memberikan arahan di tempat wisata itu. Dan jika kalian buka website-website travelling di internet pasti kalian akan disuguhkan gambar-gambar yang bisa membuat mata kalian segar dan ingin cepat-cepat kesana. Dan di website-website nya pun kalian juga akan diberi penjelasan dari tempat wisata yang kalian baca. Mulai dari lokasi tempat wisata tersebut, jalan akses nya, waktu perjalanannya, budget yang diperlukan, dan wahana atau hal-hal menarik yang ada disana. Aplikasi juga begitu, banyak sekali aplikasi yang dijaman sekarang yang sudah sangat canggih. Kenapa saya bilang canggih? Karna aplikasi travelling sekarang, kita sekarang bisa langsung memesan akomodasi bahkan transportasi. Hebat bukan? Hebat sekali. Ada juga aplikasi yang bisa melihat foto nya secara langsung, seperti yang sudah saya beritahu tadi adalah Instagram, ada juga twitter, facebook, dan masih banyak lagi. Dalam bentuk video pun kita juga bisa mengakses tempat wisata, anak dijaman milenial pasti sudah terpikirkan dengan aplikasi ini. Ya, youtube. Youtube juga aplikasi ke 2 yang meraja lela di muka bumi ini. Semua orang tau aplikasi ini, mulai dari anak kecil, remaja, dewasa, hingga kakek nenek bisa mengakses aplikasi ini. Youtube adalah aplikasi yang sering dimanfaatkan anak-anak milenial, yang karena di youtube kita bisa mengupload video kita disaat sedang liburan atau bisa saja video tentang tempat wisata nya. Istilah nya adalah vlog. Vlog bisa dibikin oleh siapa saja, di upload oleh siapa saja, dimana saja, dan durasi sepanjang yang kita inginkan. Tapi hanya saja youtube masih sangat terbuka. Terkadang video di youtube seringkali menipu kita, ada yang sengaja memasang judul yang tidak sesuai dengan isi video nya. Jadi kalian pintar-pintar lah memilih video sesuai dengan kamu inginkan dengan bijak oke?. Bagi saya, travel digital yang sangat banyak digunakan dan memang terbukti kecanggihan nya adalah traveloka. Ya siapa yang tidak mengenal traveloka, aplikasi yang sangat membantu para traveller mencari tempat tujuan travel mereka. Sebenarnya semua aplikasi dan website bisa kita akses untuk tujuan wisata kita,hanya saja kita pintar memilih dan menggunakan nya dengan bijak. Jangan menjadi anak milenial hanya sebagai status saja tapi artikan lah arti milenial dengan kita berpikir, bertindak, dan berbuat yang sesuai dengan tata krama Indonesia dan lebih maju. Jangan lupa sebelum kalian bepergian wisata keluar negeri, coba lah kunjungi wisata dalam negeri, karna wisata dalam negeri gak kalah saing loh dari wisata luar negeri. Happy holiday semua!!!


This is an example post, originally published as part of Blogging University. Enroll in one of our ten programs, and start your blog right.
You’re going to publish a post today. Don’t worry about how your blog looks. Don’t worry if you haven’t given it a name yet, or you’re feeling overwhelmed. Just click the “New Post” button, and tell us why you’re here.
Why do this?
The post can be short or long, a personal intro to your life or a bloggy mission statement, a manifesto for the future or a simple outline of your the types of things you hope to publish.
To help you get started, here are a few questions:
You’re not locked into any of this; one of the wonderful things about blogs is how they constantly evolve as we learn, grow, and interact with one another — but it’s good to know where and why you started, and articulating your goals may just give you a few other post ideas.
Can’t think how to get started? Just write the first thing that pops into your head. Anne Lamott, author of a book on writing we love, says that you need to give yourself permission to write a “crappy first draft”. Anne makes a great point — just start writing, and worry about editing it later.
When you’re ready to publish, give your post three to five tags that describe your blog’s focus — writing, photography, fiction, parenting, food, cars, movies, sports, whatever. These tags will help others who care about your topics find you in the Reader. Make sure one of the tags is “zerotohero,” so other new bloggers can find you, too.