

Apakah dari kalian sudah ada yang tahu, apa sih yang dimaksud dengan revolusi 4.0? Pasti sebagian besar dari kalian belum tahu arti kata tersebut. Nah kalau begitu saya jelaskan dulu deh apa sih arti dari revolusi. Revolusi secara singkat adalah sebuah perubahan. Yang dimaksud dengan perubahan yaitu mulai dari perubahan bentuk, fungsi, dan tahun nya. Lalu apa sih arti dari revolusi 4.0? Revolusi 4.0 adalah perubahan yang dimana terjadi perubahan pada system teknologi, contohnya kemajuan dari internet. Dulu kita harus mencari tahu informasi apapun melalui narasumber nya langsung, bahkan menyampaikan informasi harus melalui surat atau mulut ke mulut. Namun, pada revolusi 4.0 sudah adanya perubahan yaitu adanya internet. Internet mengubah segalanya, ya memang benar adanya. Internet sangatlah mengubah segalanya, internet bisa memberikan informasi dan menyampaikan informasi lebih luas.


Nah saya akan membahas apasi hubungan atau dampak revolusi 4.0 ini dengan industry pariwisata? Dari kalian seharusnya sudah terbayang dampak yang akan terjadi. Dampak yang terjadi revolusi ini pada industry pariwisata sangatlah besar. Bagaimana tidak, tanpa adanya internet kita tidak akan tahu tempat-tempat wisata yang ada di negeri tercinta kita ini. Internet bahkan bisa mencapai tempat-tempat terpencil di suatu daerah mana pun, bahkan tempat yang sangat asing bagi orang di daerah nya tersebut. Di revolusi 4.0 ini adalah perubahan terbesar yang terjadi didunia. Sebab di revolusi-revolusi sebelumnya sudah banyak terjadi perubahan di dunia kita. Tanpa kita sadari mulai dari perubahan ketenagakerjaan yang berawal dari tenaga uap, air, air terjun sekarang sudah berubah menjadi tenaga mesin yang mudah dan canggih. Semua yang dilakukan para ilmuwan untuk melakukan semua perubahan tersebut agar kita bisa menikmatinya dan menggunakan nya dengan lebih mudah, murah, dan cepat.

Dampak lainnya dari revolusi 4.0 ini pada industry pariwisata yaitu segala jenis komunikasi sudah digital. Ada aplikasi yang sangat memudahkan kita mengakses tempat wisata, wahana wisata, dan lainnya yang berkaitan denga pariwisata atau perjalanan wisata. Dampak yang lain yaitu revolusi ini banyak membuat orang-orang milenial berwirausaha dibidang pariwisata dengan berbagai jenis produk yang dijual. Contoh nya saja hotel, villa, toko souvenir, agent, dan lain-lain. Dalam revolusi ini kemenpar sangat memanfaatkan keadaan ini. Kemenpar bahkan memiliki cara sendiri dalam menangani revolusi 4.0 ini, yaitu dengan menyiapkan platform digital dengan nama “ new ITX-Indonesia Tourism Exchage “. Platform ini berfungsi sebagai etalase produk wisata berwujud digital dengan stabil agar produk wisata tetap eksis berjualan melalui marketplace. Seperti yang kita tahu, traveloka salah satu travel agent digital yang sangat sukses. Traveloka bahkan sudah sangat mendunia, dikarenakan traveloka menyediakan tempat wisata, akomodasi, bahkan transportasi untuk para traveller. Ya bagaimana tidak, siapa sih yang tidak ingin praktik dijaman milenial ini? Semua butuh yang praktis. Nah dari dampak revolusi ini secara sederhana bisa kita lihat dari contoh yang sering kita jumpai, yaitu traveloka. Revolusi 4.0 ini sangat dirasakan manusia. Revolusi ini sudah merubah kita dan keadaan menjadi lebih praktis. Bahkan dari kemenpar akan terus mengawasi dari kemajuan ini tidak akan membuat kita rugi atau tertinggal. Orang-orang yang memiliki produk wisata diharapkan memasarkan produk wisata nya melalui digital, entah itu dari aplikasi maupun website-website. Para generasi milenial adalah target SDM sebagai sector pariwisata untuk kedepannya. Diharapkan pada revolusi 4.0 ini berjalan dengan sangat baik. Karna dampak revolusi ini pada indutri pariwisata benar-benar sangat berpengaruh besar pariwisata. Bagaimana tidak, semakin maju revolusi ini dan dilaksanakan dengan baik maka dampak semakin dirasakan bagi kita semua, negara menjadi untung dan kita menjadi pintar dalam menggunakan digital. Istilah yang digunakan adalah go-digital. Yang artinya segala informasi pariwisata mulai dari lokasi, arrival, destinasi, biaya, hingga post trip serba digital. Jadi dampak revolusi 4.0 ini dengan industry pariwisata sangat dekat, sampai-sampai susah dilepaskan apalagi negara kita adalah negara dengan destinasi paling indah di dunia. Bayangkan jika kita tidak menggunakan keadaan revolusi 4.0 dengan baik. Jadi gunakan lah go-digital dengan bijak sebagai keniscayaan kita semua.